Adityawarman adalah raja Melayu di Sumatera, memerintah pada abad XIV. Ia masih mempunyai hubungan kekeluargaan dengan raja Majapahit.Sejak 1325 namanya mulai dikenal setelah ia dikirim sebagai duta oleh raja Jayanegara mengunjungi Cina. Kunjungan keduanya tahun 1332. Sbelum itu (1331) ia berhasil memadamkan pemberontakan di Sadeng. Didalam ketatanegaraan Majapahit ia memerintah bersama dengan Gajah Mada.Hubungan keduanya sangat erat tetapi menjadi renggang sejak 1343. Karena itu Adityawarman meninggalkan Majapahit dan kembali ke Melayu yang pada waktu itu beribukota Dharmacraya di Sijungjung. Berdasar siasat perang ia memindahkan ibukota itu ke daerah pegunungan di dekat Batang Bengkawas dikaki gunung Merapi, tidak jauh dari Pagarruyung sekarang. Tahun 1375 ia ditahbiskan sebagai Bhirawa menurut agama Budha Mahayana Tantra. Hal itu dipahatkan diatas tempat berdirinya patung Adityawarman sebagai Bhirawadan menurut angka 1375 yang ditemukan di Siguntur (Minangkabau), dan sekarang ditempatkan di Museum Jakarta.Nama Adityawarman sebagai seorang yang taat kepada aturan agama dapat dihubungkan dengan kegiatannya membangun candi Jago atau candi Tumpang dekat Malang pada waktu ia masih di Majapahit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar