Baal atau Babel (jamak : Baalim) dalam bahasa Semit berarti pemilik. Istilah inidigunakan dalam Perjanjian Lama untuk dewa-dewa Kanaan. Tiap tempat mempunyai Baal sendiri dengan namanya masing-masing, seperti Melkart dan Tyre atau suatu nama yang dibentuk dengan tambahan nama tempat atau sifat khusus bagi kata Baal, misal : Baalpeor (bahasa Yahudi : Baal dari Peor) atau Baal Hanan (bahasa Yahudi : Baal yang pengasih) Pemujaan terhadap Baal biasanya ditandai oleh upacara kesuburan dan korban manusia. Bentuk lain dari Baal : Bel (dalam agama Babylonia) akhiran-akhiran dalam nama-nama Tyre (Jezebel, Hannibal)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar